Gmorning! 😽 – View on Path.
*di ruang tunggu* C: yg terbaik untuk mama. apapun itu, insyaAllah ikhlas. Pun kalo Allah bilang yg terbaik mama harus pergi, insyaAllah ikhlas. L: jangan pesimis ta. sembuh kok tante de’.. C: bukan pesimis, ini pertama kali ngerasain ikhlas yg bener” ikhlas untuk legowo ngerelain mama untuk balik ke yang empunya. A: iya, siapin mental dan hati, mungkin udah waktunya. L: … with Lidya and Ario Sasongko – Read on Path.
sebelum mama meninggal, keluarga ini tampak baik” saja tentu dengan konflik” lumrah yang biasa ada di keluarga besar.
mayoritas menjunjung tinggi rasa kebersamaan (terutama kebersamaan dalam hal senang”) hehe. *hehe dalam artian ironis* kalau ada yg ‘susah’ dan perlu bantuan, dalam konteks ‘pemberian’ masing” punya takaran sendiri. takaran ‘background’ si anu gimana attitudenya dll. makin miris.
cobaan yg sekaligus pelajaran hidup yg sebenar”nya dimulai ketika mama divonis lupus. ah, panjang detailnya.
cobaan dan pelajarannya berimbang. saya jadi tau, apa, siapa, dan bagaimana seharusnya seseorang itu dikatakan sebagai ‘keluarga’. Panggilan keluarga yg otomatis terbawa karna ikatan darah aja belum cukup.
Keluarga yg sebenar”nya menurut saya dan mama adalah, yg MEMAHAMI walaupun minim informasi. Paham secara intuisi dan hati. Mampu MERASAKAN senang/susah, mampu secara TULUS memberi atau menerima.
Dulu saya bangga menjadi bagian dari mereka.
Ternyata semua karena mama. Mama yang berhasil mengcover segala bentuk kekurangan dari mereka. Ketika beliau tidak lagi sanggup dan dengan berat hati mengakui. Di akhir hayatnya mama cuma mau ada kami. Saya dan mama. Bukan mereka.
at Oemah Putih – View on Path.
M: Per, mama haus. bawaannya haus terus. C: iya, mgkn krn di luar udaranya panas kali ma. M: iya, badan mama juga gerah rasanya. -beberapa jam berikuynya M: Siapa tuh per yg dateng? C: (buru”keluar nengok ke teras) Ga ada siapa” mamah.. M: ada, tadi assalamualaikum sambil ketok pintu. C: *tarik nafas panjang* ga ada mama. M: *kembali tidur memejamkan mata* -dan “pertanda” itupun datang- ~hari ini setahun yg lalu – Read on Path.
M: mama mau dengerin.peter cetera dong per. yg do you love me that much. C: ok. M: besok” mama ga usah dijenguk lagi ya, bilangin sama orang” (saudara”&kerabat) C: iya nanti dibilangin. kenapa emangnya? M: mau tenang” aja di rumah sama anak mama. biar chinta jg bisa istirahat. C: *sesek nafas, nahan tangis* hari ini, setahun yg lalu~ at Tiny Cappuccino Box – Preview it on Path.
(Source: mydollyaviana)
(via fyspringfield)